Tampilkan postingan dengan label Kursus Digital Bisnis Pekanbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kursus Digital Bisnis Pekanbaru. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 November 2016

Pusat Pelatihan Digital Marketing di Pekanbaru

 CONTOH PRODUK YANG INGIN DI JUAL

Setelah menemukan produk yang mau dijual maka perlu dilakukan riset. Cara melakukan riset sudah dipelajari sebelumnya. Nah setelah melakukan riset, maka langkah selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan :
Bimbingan Digital Marketing di Pekanbaru
  •     Mengumpulkan kata kunci yang sesuai dengan produk yang mau dijual
  •     Mengumpulkan artikel yang berhubungan dengan produk yang mau dijual
  •     Mengumpulkan gambar atau video yang berhubungan dengan produk yang mau dijual

Pada postingan kali ini saya akan mencoba memberikan contoh produk yang ingin saya jual. Saya ingin mencoba menjual E-Book. Sebelum kita ingin menjual e-book kita musti tau apa itu ebook? Bagaimana cara menjual ebook, dan lain-lain kita musti mengetahui itu semua saya akan menjelaskannya.

1.PENGERTIAN E-BOOK

 Buku digital atau buku elektronik, disingkat e-book, atau ebook, adalah bentuk digital dari buku cetak. Buku cetak pada umumnya terdiri atas setumpuk kertas dijilid yang berisi teks atau teks dan atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang dapat berisi teks, gambar, audio, video.

2.FUNGSI E-BOOK

a. Sebagai salah satu alternatif media belajar.
b. Berbeda dengan buku cetak, buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya sehingga dapat menyajikan bahan ajar yang lebih menarik dan membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
c. Sebagai media berbagi informasi.
d. Dibandingkan dengan buku cetak, buku digital dapat disebarluaskan secara lebih mudah, baik melalui media seperti website, kelas maya, email dan media digital yang lain. 
e. Seseorang dengan mudah dapat menjadi pengarang serta penerbit dari buku yang dibuatnya sendiri.
 
3. TUJUAN E-BOOK
 
Ada beberapa tujuan pengembangan buku digital adalah sebagai berikut:

a. Memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk lebih mudah berbagi informasi, dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi penerbit  untuk menerbitkan bukunya. Ia cukup berkunjung ke salah satu laman toko buku daring dan mendistribusikan bukunya secara mandiri.
b. Melindungi informasi yang disampaikan.
c. Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah, ataupun hilang, buku digital yang berupa data di komputer terlindungi dari masalah-masalah tersebut.
d. Mempermudah proses memahami materi pelajaran.
f. Dalam perangkat lunak buku digital, Guru dapat memberikan catatan tertentu pada materi, mencari kata atau kalimat tertentu dalam materi, menampilkanfile multimedia (audio dan video) yang dapat diputar untuk memperkaya konten buku. Hal tersebut sangat membantu siswa memahami materi ajar dengan lebih baik dan lebih cepat.
 
Andaikata data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah mencari  penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali pada pembuat buku.

4. FORMAT E-BOOK


1. AZW– Amazon World. Sebuah format proprietary Amazon, yang menyerupai format MOBI kadang-kadang dengan dan kadang- kadang tanpa menyertakan Digital Rights Management (DRM). DRM pada format ini dikhususkan untuk Kindle Amazon.
 
2. EPUB– Electronic Publication. Format terbuka didefinisikan oleh Forum Open digital book dari International Digital Publishing Forum (idpf). EPUB mengacu kepada standar XHTML dan XML. Ini adalah standar yang sedang berkembang.

Spesifikasi untuk EPUB dapat ditemukan di situs web IDPF, Adobe, Barnes & Noble, dan Apple, masing-masing memiliki DRM mereka sendiri. Format tersebut tidak kompatibel antara satu dengan yang  lainnya. Saat ini sudah ada versi terbaru yaitu ePub 3,  tetapi belum digunakan secara luas.

3. KF8- Format Kindle Fire dari Amazon. Hal ini pada dasarnya  sama dengan prinsip ePub yang disusun dalam pembungkus Palm File Database (PDB) dengan Digital Right Management (DRM) milik Amazon.

4. MOBI– Format MobiPocket, ditampilkan menggunakan perangkat lunak membaca sendiri. MobiPocket tersedia pada hampir semua PDA dan Smartphone. Aplikasi Mobipocket pada PC Windows dapat mengkonversi Chm, doc, Html, OCF, Pdf, Rtf, dan Txt file  ke format ini. Kindle menampilkan format mobipocket juga.

5. PDB- Palm File Database. Dapat menyertakan beberapa format buku digital yang berbeda, yang ditujukan untuk perangkat berbasiskan sistem operasi Palm. Pada umumnya digunakan untuk buku digital berformat PalmDOC (AportisDoc) dan format eReader juga.

6. PDF- Portable Document Format yang diciptakan oleh Adobe untuk produk Acrobat mereka. Format ini secara tidak langsung merupakan format yang digunakan untuk pertukaran dokumen. Dukungan perangkat lunak untuk format ini hampir mencakupi semua platform komputer dan perangkat genggam. 
Beberapa perangkat memiliki masalah dengan PDF karena kebanyakan konten yang tersedia akan ditampilkan baik untuk format A4 atau surat, yang keduanya tidak mudah dibaca ketika diperkecil   sesuai layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital dapat menyusun ulang tampilan beberapa dokumen PDF, termasuk Sony PRS505, untuk mengakomodasi layar kecil.
 
7. PRC- Palm Resource File, Sering menyertakan alat baca Mobipocket tetapi kadang-kadang menyertakan eReader atau alat baca AportisDoc.

8. HTML- Hyper Text Markup Language adalah tulang punggung dari World Wide Web. Banyak teks yang didistribusikan dalam format ini. Selain itu, beberapa pembaca e-book mendukung Cascading Style Sheets (CSS) yang pada dasarnya gayautama panduan  untuk halaman HTML.

9. CHM- Compressed HTML, sering digunakan untuk file bantuan Windows. Hal ini telah menjadi sangat populer untuk distribusi teks dan bahan pendukung lainnya melalui Web.

10. XHTML- versi khusus dari HTML dirancang agar sesuai dengan aturan konstruksi XML. Ini adalah format standar untuk data epub.

11. XML- tujuan umum markup language untuk pertukaran data. Dalam konteks digital book umumnya terbatas pada XHTML dan RSS feed meskipun beberapa format lain yang telah ditetapkan.
 
 LANGKAH-LANGKAH MENGHASILKAN UANG DI E-BOOK
 

1. Mencari Ide Produk Ebook.

 Ide adalah awal dari segala bentuk bisnis, ide bisa datang dari mana saja. Entah itu pengalaman pribadi, masalah orang lain, keadaan lingkungan saat ini dan banyak lagi. Mari kita bongkar cara mencari ide produk yang sudah terbukti ampuh.
  
Mencari ide berdasarkan pengalaman pribadi. Setiap orang pasti punya pengalaman atau ilmu yang sudah pernah ia pelajari, nah pengalaman Anda bisa dijadikan sebuah produk. Misalnya Anda punya pengalaman menjadi seorang agen asuransi yang mampu menjadi sangat sukses dan mendapatkan banyak profit, maka pengalaman dan cara yang dulu Anda gunakan itu bisa Anda bagikan kepada publik lewat produk ebook. Sudah pasti para pemula di bidang agen asuransi sangat ingin belajar dari orang yang sudah lebih dahulu sukses.

Mencari ide berdasarkan masalah yang dihadapi orang-orang.
Setiap orang punya masalah masing-masing. Mungkin saja tetangga Anda sedang bingung karena masalah saudaranya yang ingin menikah tapi uang untuk resepsi pernikahannya belum cukup. Barangkali saja rekan kantor Anda sedang bingung karena ayahnya terkena diabetes, atau bos Anda sedang bingung bagaimana cara membangkitkan motivasi kerja bawahannya. Nah masalah-masalah semacam inilah yang bisa menjadi ide produk yang sangat luar biasa. Cari masalah, cari solusi atas masalah itu, terapkan solusi itu, dan jika berhasil maka jadikanlah sebuah produk dalam bentuk ebook.

Mencari ide berdasarkan keadaan lingkungan saat ini.
Coba Anda perhatikan apa sih yang sedang jadi trend atau menjadi perbincangan di lingkungan kita saat ini. Misalnya saat sedang trend penggunaan Blackberry, maka Anda bisa coba buat produk ebook yang membahas seputar cara menghasilkan uang tambahan lewat Blackberry. Lingkungan senantiasa berkembang, dan semakin kompleks sebuah lingkungan maka akan semakin banyak ide bisnis yang bisa kita dapatkan dari sana.

Mencari ide berdasarkan pengalaman orang lain.
Anda tidak harus memakai pengalaman Anda pribadi untuk membuat sebuah produk, tapi bisa juga dari pengalaman orang lain. Banyak penulis novel atau buku yang menulis buku/karya mereka berdasarkan pengalaman orang lain, dunia ini kaya akan pengalaman dan cukup ambil satu lalu kembangkan jadi sebuah produk yang luar biasa.

2. Susun Rancangan Produk Ebook Anda.

Oke ide produk sudah ada, maka langkah berikutnya adalah mulai menciptakan rancangan produk ebook Anda. Anda bisa melakukan brainstorming untuk menciptakan daftar isi dari ebook yang ingin Anda buat.
 
Caranya mudah sekali, Anda hanya perlu menyiapkan sebuah kertas plus pena lalu mulai ciptakan gambaran seperti apa sih produk ebook yang ingin Anda buat.
Mulailah dengan sebuah ide pokok, ambil contoh di sini saya mau membuat ebook dengan ide dasar cara mendapatkan uang dengan blog.
Setelah ide dasar, ciptakanlah sub bahasan-bahasan yang akan Anda tampilkan, seperti contoh berikut ini.

1. Pendahuluan.

Apa itu blog?
Kenapa harus bikin dan punya blog?
Sejarah blog.
Beberapa cara mudah untuk membuat blog.
Cara mudah membut blog gratis.

2. Mulai Membuat Blog

Mendaftarkan blog pertama Anda di Blogger.com.
Membuat posting artikel pertama Anda.
Mengganti template blog Anda.
Mengganti favicon blog Anda.

3. Resep-Resep dan Tips Sukses Untuk Blog

Trik supaya mudah menemukan ide menulis blog.
Trik mendatangkan pengunjung ke blog Anda.
Trik mendapatkan banyak komentar di blog.
dan seterusnya. Buatlah daftar isi (rancangan) produk yang jelas agar nanti mudah bagi Anda untuk menyusun ebook tersebut.

 

3. Melakukan Observasi dan Pengumpulan Bahan Tulisan.

Tahap yang ketiga adalah melakukan observasi, dan pengumpulan materi-materi yang akan Anda susun dan sajikan dalam bentuk ebook. Akan tetapi jika ebook nya Anda tulis berdasarkan pengalaman Anda sendiri, maka tahap pengumpulan bahan tulisan bisa Anda lewatkan.

4. Mulai Menulis Ebook.

Cara terbaik untuk mulai adalah dengan segera memulai. Setelah Anda punya rancangan seperti apa ebook yang akan Anda buat, maka segera mulai menulislah. Mulailah menulis halaman pertama sesuai dengan kerangka yang sudah Anda susun.
Agar bisa disiplin, buatlah jadwal penulisan dan pastikan Anda mentaati jadwal tersebut, sehingga ebook Anda selesai tepat waktu. Selain itu dalam menulis Anda tidak perlu pusing-pusing soal EYD yang baik dann benar, tapi menulislah se-enjoy Anda, senyaman mungkin, yang paling penting tulisan Anda bisa dibaca dan dengan mudah dimengerti oleh pembaca ebook Anda nantinya.
Dalam menulis Anda juga bisa tambahkan cerita pengalaman Anda, tujuannya agar ebook menjadi lebih personal dan orang makin percaya dengan apa yang Anda tulis.

5. Editing.

Setelah naskah selesai, maka berikanlah waktu istirahat sekitar beberapa hari atau satu minggu untuk Anda. Segarkan pikiran Anda, agar Anda bisa melakukan proses editing dengan baik dan santai. Mudah-mudahan dengan pikiran yang segar kualitas tulisan ebook Anda semakin baik lagi.
Minimalisir semua kesalahan dan kekurangan yang ada dalam ebook, agar pembaca benar-benar puas dengan produk Anda.

6. Launching dan Publikasi.

Jika naskah ebooknya sudah diedit, maka segera terbitkan ebook tersebut. Nah tahap penerbitan dan pelepasan ebook ini disebut dengan launching. Untuk kepentingan publikasi ebooknya Anda bisa pakai beragam media, seperti :
  • website penjualan khusus.
  • Memanfaatkan halaman Facebook.
  • Publikasi lewat blog Anda.
  • Publikasi lewat artikel penjualan yang dibuat khusus di forum-forum di internet.

7. Promosi Secara Terus Menerus.

Agar bisa mendatangkan banyak penjualan, tentu Anda harus mengenalkan produk ebook Anda ke banyak orang. Nah oleh karena itu promosi secara terus menerus harus selalu Anda lakukan. Ada banyak cara-cara promosi ebook yang bisa Anda coba, seperti :
  • lewat media iklan seperti iklan di Facebook dan Google Adwords.
  • lewat artikel review, dalam artikel review tersebut bahaslah produk Anda.
  • lewat promosi dengan memakai Facebook, Twitter ataupun jejaring sosial lainnya.
  • lewat posting di forum-forum yang ada di internet.
  • dan banyak lagi.
Kelas Digital Marketing di Pekanbaru

Sekian Artikel Saya Salam.

Bimbingan Digital Marketing di Pekanbaru

 Cara Melihat produk Terlaris di marketplace

 Pada postingan kali ini saya akan memberitahu "cara melihat produk terlaris di marketplace". Karena pada postingan saya yang sebelumnya saya telah memberitahu "Cara menemukan produk yang akan dijual". Saya akan memilih Tokopedia sebagai tempat untuk melihat produk terlarisnya.

  Karena Tokopedia adalah marketplace terbesar di Indonesia. Di Tokopedia selain bisa mencari produk terlaris anda juga bisa sekalian mencari supplier terpercaya.

Karena di Tokopedia memiliki banyak sekali supplier yang terpercaya, jadi setelah teman-teman menemukan produk terlaris, teman-teman juga bisa langsung mendaftar sebagai Dropshipper disalah satu supplier yang anda temui.
Oke, tanpa banyak basa basi lagi langsung saja kita mulai Melihat Produk Terlarisnya.




1. Silahhkan anda kunjungi www.tokopedia.com.







 2. Setelah anda membuka www.tokopedia.com lalu anda scroll ke bawah. Maka anda akan Hot List adalah kumpulan semua produk yang terlaris di tokopedia.Menemukan Tulisan Hot List.Lalu klik tulisan hot list itu.








3. Setelah anda meng-klik tulisan hot list maka akan muncul tampilan seperti gambar disamping.





Sebelum kita mencari produk terlaris, saya ingin menjelaskan sedikit tentang fitur filter dan pencarian yang ada di tokopedia.

A. Pilih Lokasi : Anda bisa memilih lokasi toko penjual.

B. Harga : Anda bisa menyaring produk-produk yang ada dengan cara memasukan harga minimum ataupun maksimum sesuai keinginan teman-teman. contoh: Jika saya hanya ingin melihat produk-produk dengan harga minimal 50.000 maka saya tinggal ketik 50.000 di kolomMin.

C. Grosir : Jika anda hanya ingin melihat toko-toko yang memiliki harga grosir maka silahkan centang opsi tersebut.

D. Urutkan Produk : Anda bisa mengurutkan produk berdasarkan Promo, Penjualan, Review, Diskusi, Terbaru, Termahal, Termurah.

E. Gold Merchant: Gold Merchant adalah fitur berlangganan yang disediakan oleh Tokopedia. Toko yang sudah berlangganan akan mendapatkan lambang khusus yang disebut dengan gold merchant.

F. Promote : Promote adalah jenis layanan iklan di tokopedia. Jadi produk-produk yang muncul di sebelah kanan adalah produk yang melakukan promosi di tokopedia.
Jika anda mempromosikan produk anda di tokopedia maka produk anda akan muncul juga di sebelah kanan.

Begitulah postingan saya hari ini mohon maaf apabila ada kesalahan. Salam.Kursus Digital Marketing di Pekanbaru

Sumber : Erianto Simalango Pembicara Internet Marketing

Senin, 21 November 2016

Bimbingan Internet Marketing 2017 Pekanbaru

2 HAL PENTING SEBELUM MEMULAI BISNIS ONLINE (JUALAN ONLINE)
Sumber : Erianto Simalango Pembicara Internet Marketing
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan bisnis online atau jualan online. Dan pastinya ini bukan-lah hal yang mudah kita harus teliti.
Kursus Internet Marketing Pekanbaru 

Di postingan ini saya akan membahas tentang halhal yang harus di lihat sebelum memulai bisnis online.

Kalo pada postingan sebelumnya saya membahas tentang 4 Kesalahan dalam Bisnis Online maka sekarang saya akan membahas tentang hal yang harus diperhatikan saat jualan online.

Hal-hal penting sebelum melakukan bisnis online :


1.Memiliki Ide atau MemIliki Produk / Jasa yang akan dijual


Sebelum Anda melakukan jualan online alangkah baiknya Anda memikirkan produk apa yang nantinya akan Anda jual. Dalam menjual suatu produk Anda harus berpikir perspektif, janganlah Anda melakukan jualan online akan tetapi Anda tidak mengetahui produk apa yang akan Anda pasarkan atau Anda hanya asal-asalan saja, karena itu akan menjadi sia-sia.

Dalam melakukan penjualan secara online, Anda harus melihat produk apa yang mempunyai nilai jual tinggi di masa sekarang. Produk apa yang prospek ke depannya bagus? Anda harus memikirkan kedua pertanyaan tersebut karena itu nantinya akan sangat mempengaruhi penghasilan Anda. Tentunya tidak semua produk bisa Anda pasarkan dalam jualan online. Berikut ini daftar produk yang dapat Anda jadikan bahan pertimbangan untuk jualan online yang akan Anda buat, produk ini juga mempunyai daya jual yang cukup tinggi di pasaran toko online:

- Produk Elektronik

Pada zaman globalisasi seperti sekarang, elektronik bisa dikatakan menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat, karena tanpa adanya elektronik mungkin masyarakat tersebut bisa dikatakan ketinggalan zaman atau primitif .

Lalu produk elektronik apakah yang bisa dipasarkan dalam toko online? Jawabnya adalah semua produk elektronik. Anda dapat membuat grup kategori dalam toko online Anda, misalnya: kategori Handphone, Laptop, Motor, dan lainnya.

- Produk Distro

Di zaman modern seperti ini 3 kata yang diburu oleh kalangan muda yaitugaya, gaul, dan trendi, baik dari segi penampilan maupun yang lainnya. Saat ini produk distro sangatlah diburu kaum muda karena produk distro dinilai menyediakan produk yang sesuai selera anak muda zaman sekarang. Anda dapat mengklasifikasikan produk distro mulai dari kategori kaos, baju, jaket, topi, sepatu, dan lainnya yang masih sangat banyak lagi.

- Produk Script

Apabila kita berbicara tentang website, blog, maupun toko online tentunya tak lepas dari yang namanya script. Script sendiri itu arti-nya apa sih? J Script itu merupakan kode bahasa pemrograman web yang akan digunakan untuk membangun sebuah website mau-pun blog yang menarik. Anda dapat mengumpulkan puluhan script bahkan ratusan yang bisa Anda jadikan sebuah produk dalam toko online, tentunya bisa disertakan bonus menarik yang dapat memikat hati konsumen, misalnya bonus sebuah software-software yang ada keterkaitannya dengan script tersebut atau ada keterkaitannya dalam membangun sebuah website maupun blog.

-Jasa Khursus internet
 
Di zaman yang modern zaman sekarang siapa yang tidak akan tau tentang internet. Maka dengan jasa ini akan menguntungkan. Karena semua orang dizaman sekarang ini pasti ingin Belajar Internet Marketing Pekanbaru. Maka dengan membuat jasa Kursus Internet Marketing Pekanbaru.
2. Mengetahui tentang Produknya (Product Knowledge)


 Sekarang kita akan membahas tentang product knowledge.

Product Knowledge adalah pengetahuan menyangkut jenis, penggunaan, manfaat, content, segmen pasar yang ditargetkan dari produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.
Pada umumnya orang-orang marketing dan sales serta beberapa orang kunci di bagian produksi yang memiliki product knowledge ini. Pengalaman cukup banyak yang menunjukkan bahwa karyawan perusahaan dari divisi atau departemen di luar marketing dan sales menghadapi pertanyaan dari beberapa orang di lingkungan pergaulan, saudara, tetangga, di sports club, ngobrol dengan orang di sebelah selama di pesawat terbang, di tempat umum, di ruang tunggu dokter, di toko, di supermarket atau dalam kegiatan serta kumpulan sosial lainnya. Jawaban paling aman adalah : “ndak tahu ya, saya di bagian keuangan sih”, “atau saya di bagian personalia, jadi kurang tahu”. Tetapi sebenarnya saat memberikan jawaban seperti itu perusahaan telah kehilangan kesempatan untuk melakukan komunikasi ke publik.

Apabila kita memilih untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut juga perlu berhati-hati, jangan asal jawab apalagi sok tahu. Hal yang paling aman adalah ada regular briefing yang dimotori oleh bagian marketing, bekerja sama dengan public relation misalnya, yang mengarahkan kita tentang apa yang boleh dijawab dan apa yang tidak, dan bagaimana jawaban yang benar apabila masuk ke kategori yang bisa atau perlu dijawab.
Salah satu kunci yang penting dalam perolehan revenue di perusahaan jasa atau kombinasi menjual produk dan jasa ada pada account coverage.
Business opportunity pada jenis ini bisa dikategorikan dalam 6 tingkat berdasarkan besarnya opportunity :

1. Just information
2. Curiosity from potential customer
3. Some requirement but not urgent
4. Requirement defined specifically but not budgeted and no other budget arrangement is

possible
5. Requirement defined specifically and budgeted or there is possibility for budget arrangement
6. Opportunity defined, budget is in place and contact is in place

Dari peng-kategorian di atas, nomor 1 sampai dengan 3 bisa kita sebut cold opportunity.
Nomor 4 bisa dibilang hangat, dan nomor 5 sudah mulai merupakan hot opportunity dan perlu ditindak lanjuti sampai masuk ke kategori 6.

Pada perusahaan consumer goods, setiap kontak dengan orang lain bisa menjadi business opportunity. Misalnya ada saja orang yang mengetahui kita kerja dimana lalu mengajukan pertanyaan menyangkut beberapa produk atau jasa yang kita jual.
Berapa kali kita mengalami momen interaksi dengan orang lain dalam semua kegiatan kita di luar kantor. Tidak terhitung jumlahnya kesempatan ini, terutama apabila orang yang bersangkutan memang bertanya.
Bagi yang bekerja di perusahaan consumer goods yang produknya banyak dijual di toko, warung dan supermarket, pertemuan dengan konsumen di tempat-tempat ini adalah kesempatan yang paling baik karena berada di toko atau supermarket, orang pada umumnya sedang lebih terfokus pada barang yang mau dibelinya.
Sebaliknya juga merupakan praktek yang baik jika perusahaan membuka channel untuk masukan dari karyawan berdasarkan pengalaman dan interaksi para karyawan di luar kantor.

Bagi perusahaan yang bukan consumer goods dengan distribusi masal, misalnya perusahaan yang menjual mesin-mesin, komputer atau IS/IT-solution, ada channel yang disebut sales lead.
Sales lead adalah masukan bahwa ada kebutuhan di salah satu perusahaan atau instansi dimana kita bisa masuk. Tentunya ada orang di bagian sales yang bertugas menyaring, memproses (termasuk klarifikasi dengan pemberi masukan sales lead) lalu memastikan kesempatan yang memang masuk kategori hangat dan yang merupakan hot opportunity tidak terlewatkan.

Kesimpulannya semua karyawan, di bagian apapun, adalah duta bagi perusahaan tempat. Apabila mereka dipersiapkan dan dibekali dengan baik, terbuka kesempatan komunikasi masal yang bisa menjadi kontributor yang tidak kecil terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan.

Sekian Info dari saya mohon maaf apabila postingan saya kurang. Salam
Bimbingan Jualan Online di Pekanbaru